Categories
Data

Pranata Antikorupsi Inggris selidiki ‘dugaan korupsi’ maskapai Garuda, Erick Thohir ‘dukung investigasi’

38 menit yang lalu Anton Raharjo/Getty Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemerintah Indonesia mendukung langkah Institusi Antikorupsi Inggris, SFO, terhadap kongsi penerbangan Garuda Indonesia dan produsen pesawat terbang yang bermarkas dalam Montreal, Bombardier, terkait dugaan suap.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemerintah Indonesia mendukung kelakuan Badan Antikorupsi Inggris, SFO, terhadap maskapai penerbangan Garuda Indonesia serta produsen pesawat terbang yang bermarkas di Montreal, Bombardier, terkait terkaan suap.

Sebelumnya, Badan Antikorupsi Inggris membenarkan pihaknya menyelidiki pembuat pesawat terbang Bombardier, yang bermarkas di Montreal, Kanada dan kongsi penerbangan Garuda Indonesia, terkait perkiraan suap dan korupsi dalam pemesanan dan pemberian kontrak.

“Karena tersebut merupakan bagian dari good corporate governance dan transparasi yang dijalankan sejak awal kami menjabat dan sebati dengan program transformasi BUMN, ” kata Erick Thohir dalam keterangannya, Jumat (06/11).

SFO sejauh ini tak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai proses penyelidikannya.

Dilaporkan Bombardier mengutarakan telah bertemu dengan SFO untuk membicarakan bantuan yang dapat diberikan dalam proses penyelidikan atas dasar sukarela.

Garuda Indonesia meneken kontrak senilai US$1, 3 miliar delapan tahun lalu untuk membeli setidaknya enam pesawat Bombardier.

Direktur istimewa ketika itu, Emirsyah Satar, telah divonis penjara selama 8 tarikh pada Mei lalu, karena menyambut suap dalam pemesanan pesawat Airbus dan mesin Rolls-Royce.

Lebih lanjut Erick menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparatur penegak hukum bagaikan KPK, Kementerian Hukum dan PEDOMAN, serta dan Kejaksaan dalam pengerjaan kasus Garuda.

Menurutnya, Kementerian Kaidah dan HAM akan membantu Departemen BUMN dalam melakukan revisi persetujuan melalui mutual berlaku assistance atau sandaran hukum timbal balik.

Adapun SFO mengumumkan investigasinya pada Kamis, 5 November 2020.

“SFO sedang menyelidiki Bombardier Inc. atas dugaan suap serta korupsi terkait kontrak dan/atau instruksi dari Garuda Indonesia, ” prawacana SFO seperti dikutip dari Reuters .

Dimintai tanggapan oleh BBC News Indonesia pada Jumat (06/11) pagi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berjanji hendak memberikan keterangan secepatnya.

“Sabar ya. Nanti diinform , ” katanya, melalui pesan tertulis.

Berita ini akan terus diperbarui.