Categories
Data

Gempa bumi di Turki dan Yunani: ‘Guncangannya benar-benar kuat’, proses pencarian korban dilanjutkan

sejam yang lalu Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript ataupun coba di mesin pencari asing Tim penyelamat melanjutkan pencarian objek yang selamat di reruntuhan gedung di kota Izmir, Turki, yang terkena gempa bumi dahsyat dalam hari Jumat (30/10).

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Tim penyelamat melanjutkan pencarian korban yang selamat di reruntuhan bangunan di kota Izmir, Turki, yang terkena gempa bumi spektakuler pada hari Jumat (30/10).

Gempa bumi yang dahsyat melanda pantai Aegean Turki dan di utara Pulau Samos, Yunani, menghancurkan perumahan warga dan menewaskan setidaknya 22 orang.

Gempa berkekuatan magnitudo 7, 0 itu berpusat di provinsi Izmir Turki, berdasarkan laporan Inspeksi Geologi AS (USGS).

Turki menyebutkan magnitudo lebih rendah, yakni 6, 6, dan melaporkan 20 orang tewas dan 786 lainnya luka-luka pada provinsi Izmir. Di Samos, dua remaja tewas.

Gempa yang dangkal tersebut memicu tsunami kecil yang menenggelamkan Izmir dan Samos.

Pihak berwenang dalam Izmir, ibu kota provinsi, telah mendirikan tenda-tenda untuk menampung sekitar 2. 000 orang, di tengah kekhawatiran akan lebih banyak gedung yang runtuh.

Pihak berwenang mengatakan 70 orang telah diselamatkan dari bawah reruntuhan.

Tim penyelamat terus menggali reruntuhan, berharap menemukan banyak orang dengan bisa diselamatkan.

USGS mengatakan gempa itu – yang dirasakan sejauh Athena dan Istanbul – berlaku pada kedalaman 10 km, meskipun pejabat Turki mengatakan gempa tersebut terjadi 16 km di bawah tanah.

Turki dan Yunani sama-sama beruang di garis patahan dan gempa bumi biasa terjadi.

Sementara itu, belum ada WNI yang dilaporkan menjadi korban pada peristiwa ini. “Sejauh ini tak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut”, ujar Harliyanto, Koordinator Pelestarian WNI KBRI Ankara.

Berdasarkan keterangan KBRI Ankara, ada sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar dari mereka adalah pekerja spa dan mahasiswa.

Di Izmir, praja terbesar ketiga di Turki dengan populasi hampir tiga juta, banyak orang terlihat berlarian ke jalan-jalan karena panik dan takut setelah gempa melanda. Setidaknya 20 gedung roboh.

Video yang diunggah di jalan sosial menunjukkan saat satu gedung bertingkat runtuh, sebagaimana dilaporkan kuli BBC Orla Guerin di Istanbul.

Rekaman lain menunjukkan orang-orang memeriksa korban selamat di bawah puing-puing bangunan.

Banjir juga dilaporkan berlaku setelah permukaan laut naik dan beberapa nelayan dinyatakan hilang.

“Guncangannya sungguh-sungguh kuat, hampir cukup kuat untuk membuat Anda jatuh. Saya serta anak-anak saya lari keluar rumah layaknya orang yang sedang gila karena guncangan kuat itu, ” kata Chris Bedford, seorang pensiunan guru Inggris yang tinggal pada Urla, barat Izmir, kepada BBC.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Salah satu dari 20 korban yang dikonfirmasi tenggelam, sebutan badan darurat Turki.

Yasar Keles, seorang pejabat di Sigacik, dekat Izmir, mengatakan kepada BBC Turki bahwa seseorang meninggal setelah kursi rodanya dihantam air yang naik.

Pihak berwenang kemudian mengatakan sebanyak 70 orang telah diselamatkan dari bawah reruntuhan.

Pemimpin Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintah akan membantu mereka yang terkena dampak gempa “dengan seluruh sarana yang tersedia di negara kami”.

Dalam Yunani, dua remaja tewas kala tembok di Samos runtuh, sementara delapan orang lainnya terluka.

Tsunami mini membanjiri pelabuhan Samos & sejumlah bangunan rusak. Pejabat Yunani memperkirakan magnitudo gempa adalah enam, 7.

“Kami merasakan gempa yang betul kuat, ” kata wartawan lokal Manos Stefanakis kepada BBC, seraya menambahkan bahwa gempa susulan dengan lebih kecil terus berlanjut.

Dia mengutarakan itu adalah gempa terbesar yang melanda pulau itu sejak 1904.

Fareid Atta, jurnalis lain yang berbasis di Samos, mengatakan kepada BBC bahwa kerusakan “cukup luas di sepanjang tepi laut” di kota utama pulau itu.

“Banyak bisnis mau bangkrut setelah ini, ” katanya.

Awak diimbau untuk tetap berada pada luar ruangan dan menjauhi medan pantai. Sekitar 45. 000 karakter tinggal di Samos.

‘Kami takut akan ada tsunami’

Jude Wiggins, koordinator di induk pengungsi hawa di Samos

Bangunan mulai berguncang sehingga awak lari. Setelah itu jalan-jalan tiba banjir.

Kami takut akan ada tsunami jadi kami lari ke pada bukit.

Zaman gempa terjadi, saya sedang berkecukupan di dapur. Mesin cuci padahal bekerja dan saya pikir getaran pada mesin itu wajar. Tetapi, lemari es kemudian ikut bekerja.

Saya langsung berlari. Para pengungsi perempuan berlarian kemana-mana. Bagi mereka, ini cukup traumatis karena pengungsi itu datang dari tempat-tempat seolah-olah Suriah dan rasanya seperti mereka dibom atau semacamnya.

Semua orang kemudian mulai berlari. Orang-orang panik. Rumah kami tidak aman untuk ditinggali karena banyak retakan.

Bagi orang-orang dalam kamp, ​​mereka telah kehilangan segalanya di negara mereka sendiri, berarakan mereka kehilangan segalanya saat kebakaran. Sekarang banyak dari mereka kematian tenda tempat mereka tidur.

Gempa pada hari Jumat (30/10) dilaporkan terasa pula di Pulau Kreta Yunani.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan dia menelepon Erdogan “untuk menyampaikan belasungkawa arah hilangnya nyawa secara tragis akibat gempa bumi yang melanda ke-2 negara”.

Erdogan kemudian menanggapi, juga dengan menulis di akun Twitter-nya.

“Turki juga selalu siap membantu Yunani menyembuhkan lukanya. Dua negara tetangga yang saling menunjukkan solidaritas dalam masa-masa sulit lebih berharga daripada banyak hal, ” tambahnya.

Hubungan kurun Yunani dan Turki tegang di dalam beberapa bulan terakhir karena perubahan yang berkaitan dengan kontrol perairan teritorial di Mediterania dan sumber daya di bawahnya.

Pada Januari berantakan, lebih dari 30 orang mati dan lebih dari 1. 600 lainnya terluka ketika gempa dunia melanda Sivrice di provinsi Elazig timur Turki.

Pada Juli 2019, pokok kota Yunani, Athena, dilanda gempa yang mematikan listrik di beberapa besar kota.

Sebuah gempa kuat dengan melanda kota Izmit di Turki, dekat Istanbul, pada tahun 1999 menewaskan sekitar 17. 000 karakter.