Categories
Data

Donald Trump alami ‘gejala ringan Covid-19’, risiko kesehatan apa yang dihadapi presiden AS ini?

Diperbarui 3 jam yang lalu Sumber gambar, Trump Kepala Amerika Serikat, Donald Trump merasai gejala ringan Covid-19 setelah ia dan istrinya Melania, positif terkena virus corona dan tengah menjalani karantina, kata Gedung Putih.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengalami gejala ringan Covid-19 setelah ia dan istrinya Melania, positif terkena virus corona dan tengah menjalani karantina, kata Gedung Putih.

Gedung Putih mengatakan Trump “tetap bersemangat” & ia memperkirakan akan cepat sembuh.

Pengantara Presiden Mike Pence dan istrinya, Karen, disebut staf mereka sudah melakukan tes dan hasilnya minus.

Berita Trump terular virus corona menyembul sekitar sebulan sebelum pemilihan kepala, dan Trump akan menghadapi Joe Biden dari Partai Demokrat.

Biden sendiri dan istrinya Jill dinyatakan minus Jumat (02/10) setelah dites.

Hentikan Twitter pesan, 1

Lompati Twitter pesan, satu

“Saya harap ini menjelma peringatan, ” kata Biden setelah muncul hasilnya. “Pakai masker, bangun jarak dan cuci tangan. ”

Dengan menjadi pertanyaan terkait hasil nyata Trump adalah, kapan dan di mana dia tertular virus corona?

Pertanyaan ini sulit terjawab karena Trump memiliki jadwal sangat padat menjelang pemilihan presiden pada 3 November dan biasanya tidak menggunakan masker.

Tetapi, menurut kantor berita Associated Press, Trump menyatakan bahwa ia melangsungkan kontak dekat dengan para penguasa militer atau para penegak kaidah dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (01/10).

“Mereka (para pejabat) ingin merangkul dan mereka ingin mencium, ” kata Trump.

Hentikan Twitter pesan, 2

Lompati Twitter pesan, 2

Dalam pesan yang direkam sebelumnya untuk acara amal pada Kamis malam (01/10), Presiden Trump mengatakan “akhir dari pandemi sudah depan. ”

Beberapa jam setelah pesan tersebut diputar pada acara tahunan Al Smith Dinner di kota New York, presiden mengeluarkan cuitan dengan disebut CBS News sebagai “pengumuman yang mengguncang Bumi”, cuitan yang menbyebut ia dan istrinya nyata covid-19.

Amerika Serikat mencatat angka peristiwa tertinggi di dunia dengan angka kematian mendekati 208. 000 karakter.

Trump dan Melania dites positif covid-19 setelah Hope Hicks, salah satu asisten terdekat Trump, dinyatakan nyata terkena virus corona.

Hicks, yang berusia 31 tahun itu bepergian bersama-sama Trump di pesawat kepresidenan Tirta Force One menuju acara diskusi capres di Ohio.

Risiko Covid-19 kaya apa yang dihadapi Trump?

James Gallagher, kuli kesehatan dan sains BBC News

Donald Trump memiliki faktor risiko dengan jelas, termasuk usianya, berat awak dan juga karena berjenis kemaluan laki-laki. Semua ini meningkatkan efek terkena virus corona yang parah.

Trump berusia 74 tahun dengan indeks massa tubuh, Body Mass Index (BMI) lebih dari 30, keterangan klinis untuk obesitas.

Umur adalah ukuran jelas untuk kemungkinan terkena transmisi serius, dengan kemungkinan perawatan vila sakit dan dalam sejumlah urusan menyebabkan kematian.

“Namun sebagian besar orang yang tertular juga membaik, ” kata Dr Bharat Pankhania, daripada fakultas kedokteran Universitas Exeter, kepada BBC.

Analisa awal dari lebih 100 studi, berdasarkan data dari segenap dunia, menunjukkan risiko pada anak-anak dan orang muda kecil.

Namun untuk orang pada usia 75 tarikh, diperkriakan satu dari 25 orang yang terkena virus corona, meninggal.

Ideal yang sama juga dilihat oleh pusat pengendalian penyakit AS, Centers for Disease Control (CDC). Badan ini menyatakan delapan dari 10 moralitas akibat Covid-19 terjadi pada itu yang berusia di atas 65 tahun.

Mereka yang berusia sepantar Trump, risiko untuk dirawat di vila sakit lima kali lebih agung dan kemungkinan meninggal 90 kali lebih besar dibandingkan mereka dengan berusia 20-an tahun.

Trump sendiri mengumumkan berita dia terkena virus corona, dalam cuitan terbaru-nya dengan menulis, “Kami mau melalui ini bersama-sama. ”

Para-para pemimpin dunia, termasuk Perdana Gajah Inggris, Boris Johnson, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan pesan segera pulih untuk Trump dan Melania.

Presiden Trump banyak dikritik karena invalid mempedulikan parahnya virus corona di tahap awal pandemi dan dia menghadiri berbagai pertemuan yang diadakan tanpa aturan jaga jarak ataupun tanpa penggunaan masker secara ketat.

Hentikan Twitter pesan, 3

Lompati Twitter suruhan, 3

Dokter pribadi Trump, Sean Conley, merilis pernyataan kalau presiden dan ibu negara “dalam kondisi baik saat ini & mereka berencana tinggal di tempat tinggal di dalam Gedung Putih selama kala pemulihan”.

“Saya mengharapkan presiden bisa menjalankan tugas-tugasnya tanpa gangguan selagi pemulihan, dan saya akan memberitahu Anda perkembangan apa pun pada masa mendatang, ” sebut Conley dalam pernyataannya.

‘Perkembangan yang mengguncang Bumi’

Sepekan setelah Donald Trump mengatakan kepada rakyat AS agar tidak khawatir pada Covid-19 karena “itu tidak mempengaruhi sapa pun” kecuali manula dan itu yang punya penyakit jantung, pemimpin justru teruji positif terjangkit virus corona.

Sulit untuk tidak menyebut seberapa mengguncang Bumi perkembangan ini masa pilpres hanya 32 hari lagi.

Sang presiden akan menjalani masa karantina untuk pemulihan. Pawai kampanye ditiadakan, sedangkan debat presiden selanjutnya di dalam dua pekan mendatang, masih dipertanyakan realisasinya.

Pesan yang berulang kali disampaikan presiden, bahwa bangsa AS “membalikkan keadaan” dalam penanganan pandemi, tergilas oleh penyakit yang sedang tempat alami.

Hanya dua hari lalu, di dalam debat pertama, Trump mengolok rivalnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, karena sering memakai masker serta tidak menggelar pawai kampanye yang bisa menandingi kemeriahan pawainya.

Kini, Gedung Putih dan tim kampanye Trump harus menjawab mengapa presiden menempuh sikap sedemikian sembrono dalam hal perlindungan diri – serta berapa banyak pejabat di Gedung Putih dan petinggi pemerintah AS yang terpapar Covid-19.

Pada masa krisis nasional, publik Amerika cenderung menggalang pertolongan terhadap presiden. Akan tetapi sokongan tersebut mungkin belum cukup menyembunyikan sang presiden dari cecaran perkara.

Sejauh ini, Hicks termasuk staf Trump paling dekat yang teruji positif Covid-19.

Hicks bepergian beriringan Trump menggunakan pesawat Air Force One untuk menghadiri debat capres AS di Ohio awal pekan ini.

Saat turun dari udara, Hicks tampak tidak memakai masker pada Selasa (29/09).

Keesokan harinya, dalam Rabu (30/09), perempuan berusia 31 tahun itu bahkan terlihat bertambah dekat dengan Trump di dalam helikopter kepresidenan Marine One masa sang presiden menggelar pawai pada Minnesota.

Cuitan Trump pada Kamis (01/10) malam berbunyi: “Hope Hicks, yang bekerja betul keras tanpa istirahat sejenak, baru saja teruji positif Covid-19. [Ini kabar] Buruk!

“Ibu Negara & saya menunggu hasil tes ana. Sementara itu, kami akan memulai proses karantina! ”

Belum jelas apakah karantina yang dijalani Trump bakal mempengaruhi debat capres kedua, dengan dijadwalkan berlangsung di Miami, Florida, pada 15 Oktober.

Dalam percakapan melalui telepon dengan pembawa acara Fox News, Sean Hannity, pada Kamis (01/10), Trump mengatakan dirinya dan istrinya “menghabiskan banyak waktu dengan Hope”.

“Jadi mari kita lihat apa yang mau terjadi, ” kata Trump, seraya menambahkan bahwa Hicks kerap menjalankan masker tapi masih teruji tentu Covid-19.

Setiap hari Gedung Putih melakukan tes terhadap para-para staf kepresidenan dan siapapun yang berkontak dengan presiden.

Namun, Trump kerap tidak memakai masker dan kerap terlihat tidak menjaga jarak sosial dengan stafnya dan orang-orang lain dalam acara resmi.

Sebagaimana dilaporkan Bloomberg News, Hicks mengalami gejala-gejala Covid-19 dan dikarantina di pesawat Air Force One dalam perjalanan pulang dibanding Minnesota.

Apakah ada staf lain pada Gedung Putih yang juga terkena Covid-19?

Hicks adalah staf Gedung Suci terkini yang teruji positif Covid-19. Sebelumnya, sekretaris pers Wakil Kepala Mike Pence, Katie Miller, menikmati hal yang sama pada Mei lalu dan kini telah sembuh.

Di dalam bulan yang sama, seorang awak Angkatan Laut AS yang menjadi salah satu pengawal pribadi Trump juga teruji positif virus corona.

Selain itu, Penasihat Keamanan Nasional, Robert O’Brien, sejumlah personel pasukan perlindungan presiden, seorang pilot Marine One, dan pegawai kantin Gedung Putih, juga teruji positif Covid-19.

Akan tetapi, Gedung Putih saat itu menyatakan baik Trump maupun Pence tidak tertular.

Hope Hicks adalah juru bicara tim kampanye Trump saat pengusaha tersebut maju sebagai calon kepala. Ketika Trump menjabat presiden, Hicks menjadi direktur komunikasi Gedung Suci.

Pada Maret 2018, dia mundur dibanding jabatannya untuk menjadi kepala arah komunikasi di perusahaan Fox milik konglomerat Rupert Murdoch. Namun, tempat kembali ke Gedung Putih di dalam Februari 2020.