Categories
Data

Papua: Pemerintah akan membuat pemekaran menjadi lima wilayah, kata Menkopolhukam Mahfud MD

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Ketenangan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyatakan bakal menambah tiga wilayah mutakhir di Papua sehingga ke depan terdapat lima provinsi.

Program pemekaran itu diungkapkan Mahfud MD seusai menggelar rapat bersama Kepala MPR Bambang Soesatyo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta peserta TNI-Polri di Gedung MPR/DPR MENODAI, Jakarta, Jumat (11/09).

Menurut Mahfud MD, pemekaran wilayah di Papua menjelma lima provinsi adalah “amanat sebab undang-undang” 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Papua.

“Revisi pula akan dilakukan, atau penegasan terhadap pasal 76 tentang pemekaran wilayah Papua yang rencananya dimekarkan menjadi 5, ditambah 3 dari yang ada sekarang. Karena itu merupakan amanat dari undang-undang, ” perkataan Mahfud kepada wartawan.

Dalam melahirkan rencana ini, Mahfud mengatakan negeri akan melibatkan Kaukus Papua MPR yang bernama For Papua buat melancarkan komunikasi antara masyarakat Papua dengan pemerintah.

“Ya untuk mengkomunikasikan perbedaan-perbedaan pendapat, mendekatkan kembali hubungan-hubungan yang mungkin masih belum jelas mengenai berbagai isu itu dengan pemerintah, ” kata Mahfud.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MPR Bambang Soesatyo berargumen bahwa pemekaran Papua menjadi lima provinsi adalah demi kesejahteraan asosiasi Papua.

“Isu soal pemekaran provinsi yang telah menjadi amanat UNDANG-UNDANG 21 tahun 2001 jadi lima wilayah nanti. Ini tujuannya merupakan untuk lebih fokus menyejahterakan rakyat Papua, karena Papua merupakan bagian tak terpisahkan dari Indonesia, ” kata Bambang Soesatyo.

Berawal dari kedatangan 61 karakter Papua di Istana

Saleh Sangadji, salah satu dari 61 orang yang diundang presiden itu, pemekaran wilayah Papua Selatan penting untuk mendekatkan bangsa wilayah itu dengan birokrasi.

Saleh, awak Kabupaten Mappi, mengatakan saat itu perwakilan masyarakat Papua Selatan betul minim di level pemerintahan, termasuk di tingkat provinsi di Jayapura.

Real, katanya terdapat perbedaan budaya kurun masyarakat di Papua Selatan dengan mereka yang tinggal di melahirkan.

Secara pemekaran daerah, ia berharap sarjana-sarjana asli Papua Selatan dapat menduduki posisi-posisi di pemerintahan dan menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.

Saleh menambahkan, ia yakin pemekaran wilayah akan membawa peningkatan ekonomi, serupa kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan tubuh masyarakat.

Sebulan setelah kedatangan 61 karakter Papua, tepatnya pada 29 Oktober 2019, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan ada dua aspirasi yang masuk untuk pemekaran daerah Papua, yakni di kawasan Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

Menurutnya, daripada kedua kawasan itu, yang sudah siap menjadi provinsi baru merupakan Papua Selatan.

“Pemerintah pusat kemungkinan mengakomodir hanya penambahan dua provinsi. Ini yang sedang kami jajaki. Yang jelas, Papua Selatan sudah oke, ” kata Tito kepada kuli di Jakarta, 29 Oktober 2019.

Ide pemekaran ditentang masyarakat adat dan akademisi

Ketika gagasan pemekaran muncul, perwakilan ratusan suku di Papua merasa tak sudah mengusulkan atau dilibatkan oleh pemerintah pusat dalam perencanaan tersebut.

Majelis Anak buah Papua — lembaga kultural dengan mewakili secara umum masyarakat Papua dan Papua Barat — memandang pemekaran wilayah bukan solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat asli Papua.

“Mayoritas dari 250 suku sah Papua tidak menginginkan pemekaran. Kabupaten yang ada harus berpikir bagaimana menyejahterakan masyarakat. Dengan otsus selalu, orang asli Papua tetap menderita, ” ujar Ketua MRP, Timotius Murib.

Pelaksanaan otsus yang belum optimal juga menjadi dasar argumen sejumlah akademisi dalam menentang pendirian pemekaran wilayah di Papua.

Menurut Direktur Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah, Robert Endi Jawang, sebelum jauh membentuk pemerintahan daerah anyar yang bakal menyedot anggaran negeri, pemerintah seharusnya lebih dulu menyusun secara rinci peta jalan pembangunan Papua.

“Yang paling mendesak adalah sikap pemerintah terkait dana otsus. Dengan ditunggu, apa strategi pemerintah setelah dana otsus selesai? ” kata Robert, Oktober 2019 lalu.

“Janji otsus membuat rakyat Papua lebih tenteram, meningkatkan pendidikan dan kesehatan jauh panggang dari api. ”

“Alasan Papua luas dan persoalannya begitu kompleks sehingga pemekaran dianggap solusi, bisa saja, tapi tidak boleh tiba-tiba muncul, ” ujar Robert.

Dari segi regulasi, logat Robert Endi Jawang, pemekaran provinsi tidak dapat dilakukan karena susunan pelaksana UU 23/2014 tentang otonomi daerah belum disahkan.

“Tanpa dua peraturan pemerintah itu tidak boleh tersedia pemekaran. Papua dianggap khusus, akan tetapi tetap harus mengikuti norma UU 23/2014. ”

“Kalau dimekarkan di luar rancangan, hal serupa nanti mesti berlaku juga untuk daerah lain dari Aceh, Jogja, dan Jakarta, ” kata Robert.

Sebelumnya, di tahun 2008, pemerintah melakukan pemekaran kepada Kabupaten Nduga, yang dulunya ialah bagian dari Kabupaten Jayawijaya.

Namun, era ini Nduga adalah wilayah termiskin di Papua.

Nduga, menurut catatan Awak Pusat Statistik (BPS), juga ialah satu dari 10 kabupaten di Papua dengan indeks pembangunan bani adam terendah di Indonesia.

Selama September 2018 hingga Maret 2019, tingkat kekurangan Papua meningkat 0, 1% ke angka 27, 53 atau yang tertinggi di Indonesia, menurut data BPS.

Sebagai perbandingan, angka kemiskinan secara nasional rata-rata berada di nilai 9, 41.

Categories
Data

Vaksin Covid-19: Pengiriman imunisasi perlu 8. 000 pesawat jet jumbo dengan presisi ala militer

Pengiriman vaksin virus corona ke seluruh dunia akan “menjadi tantangan terbesar dalam sejarah transportasi”, menurut para pelaku industri udara.

Asosiasi Transportasi Suasana Internasional (IATA) mengatakan untuk mengangkut vaksin ini diperlukan 8. 000 pesawat jet jumbo Boeing 747.

Perencanaan pengiriman vaksin juga perlu perhitungan dengan presisi ala militer.

Sejauh tersebut belum ada vaksin virus corona yang diproduksi massal, namun IATA dengan menggandeng maskapai penerbangan, bos udara, organisasi kesehatan global, dan perusahaan-perusahaan farmasi sudah membahas dengan jalan apa mengirim vaksin melalui transportasi udara jika vaksin ini tersedia.

Keperluan 8. 000 pesawat jet jumbo didasarkan pada asumsi pada satu dosis per orang.

“Mengirim vaksin Covid-19 mau menjadi misi terpenting dalam industri kargo udara pada abad ini. Misi ini tidak akan lulus tanpa ada perencanaan yang sampai, ” kata Alexandre de Juniac, direktur eksekutif IATA.

Pengiriman vaksin Covid-19 diperkirakan akan sangat kompleks.

Tak semua pesawat bisa dipakai untuk mengangkut dan mengirim vaksin karena memerlukan temperatur jarang dua hingga delapan derajat Celsius, rentang suhu udara ideal untuk mengangkut obat-obatan.

Beberapa vaksin memerlukan suhu di bawah nol, yang mendirikan beberapa jenis atau model udara tak bisa dipakai untuk mengangkut vaksin.

“Kita sudah paham prosedurnya. Dengan perlu kita lakukan adalah memajukan skala dan kapasitas sehingga pesawat-pesawat yang tersedia bisa dipakai begitu vaksin telah tersedia, ” perkataan Glyn Hughes yang mengepalai barang di IATA.

Ia menambahkan mengirim vaksin Covid-19 sangat penting bagi sejumlah kawasan seperti di Asia Tenggara, karena kemampuan memproduksi vaksin tak sebaik negara-negara lain.

Presisi ala militer

IATA mengatakan mendistribusikan vaksin ke seluruh Afrika untuk saat ini tidak dimungkinkan karena kecilnya kapasitas kargo, besarnya kawasan serta kompleksitas perlintasan antarnegara.

Pengiriman vaksin menggunakan presisi ala militer dan membutuhkan fasilitas pendinginan untuk menyimpan vaksin di seluruh titik jaringan bagian.

Saat ini sedang dikembangkan 140 vaksin virus corona dan sekitar 20 di antaranya masuk pada tahap klinis, secara diujicobakan ke manusia.

Salah satunya dikembangkan oleh Universitas Oxford di Inggris, yang sudah pada tahap tinggi.

Uji coba oleh Universitas Oxford dihentikan setelah seorang relawan anjlok sakit.

Namun, AstraZeneca, perusahaan farmasi dengan mengembangkan vaksin Covid-19 bersama Universitas Oxford menyatakan bahwa ini “adalah kejadian yang rutin”. Dalam penelitian, bisa timbul reaksi-reaksi yang tidak diinginkan.

IATA mendesak pemerintah di bervariasi negara untuk memulai melakukan perencanaan secara hati-hati dan matang untuk memastikan mereka siap, begitu vaksin disetujui dan bisa dikirim.

Setelah metode dan mekanisme distribusi vaksin disepakati, bukan berarti tantangan pada lapangan selesai. Masih ada utama hal yang perlu dipikirkan: urusan keamanan.

IATA mengatakan vaksin akan menjadi komoditas yang sangat diburu.

“Harus ada pengaturan untuk memastikan pengiriman vaksin aman dan vaksin-vaksin itu tidak dicuri, ” kata IATA.

Categories
Data

Anies Baswedan: Jakarta terapkan kembali PSBB seperti di awal pandemi, ‘Rem darurat harus kita tarik’

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatalkan untuk menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang semacam diterapkan pada awal pandemi Covid-19.

Dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (09/09) malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan “pihaknya menarik rem darurat, yang tersebut artinya kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti pada masa awal pandemi dulu. ”

Dengan demikian, “bukan lagi PSBB transisi, tapi kita harus melakukan PSBB sebagaimana masa mula dulu, ” katanya. “Dan inilah rem darurat yang harus kita tarik. ”

“Sekali lagi ini soal menyelamatkan warga Jakarta, ” ujarnya.

Menurutnya, apabila ini dibiarkan, maka “rumah sakit tidak akan sanggup menampung [pasien covid-19]” dan “efeknya kematian akibat Covid-19 akan tinggi” di Jakarta.

Dikatakannya, langkah ini dikerjakan karena penularan virus corona dalam Jakarta sudah masuk “kondisi darurat”.

Situasi darurat itu, demikian Anies, ditandai kenaikan kasus covid-19 pada Jakarta, angka kematian akibat virus ini, serta kemampuan rumah sakit menampung pasien yang terpapar.

“Meskipun kita mendorong peningkatan kapasitas rumah lara kita, tapi jumlah kasus rajin di Jakarta pertambahannya lebih lekas daripada pertambahan kapasitas tampung untuk pelayanan rumah, baik tempat rebah atau ICU. ”

“Jadi, dari tiga data ini, angka kematian, keterpakaian tempat tidur isolasi, keterpakaian ICU khusus covid, menunjukkan bahwa situasi wabah di Jakarta ada dalam perihal darurat, ” paparnya.

Keputusan penerapan kembali PSBB ini, menurutnya, berdasarkan kesimpulan dari rapat Gugus tugas penanganan Covid-19 DKI Jakarta di dalam Rabu sore.

“Maka dengan melihat kedaruratan ini maka tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera jadi, ” ujarnya.

Kebijakan ini akan mulai berlaku pada Senin, 14 September 2020, kata Anies.

‘Kegiatan perkantoran non esensial harus dilaksanakan dari rumah’

“Prinsipnya mulai Senin, 14 September, kegiatan perkantoran yang non esensial diharuskan untuk melaksanakan kegiatan sejak rumah, ” ungkapnya.

Anies menekankan, bukan kegiatan usahanya yang berhenti, akan tetapi bekerja di kantor yang ditiadakan.

“Kegiatan jalan terus, kegiatan kantor timah terus, tapi perkantoran [non esensial] di gedungnya, yang tidak diizinkan untuk beroperasi.

“Akan ada 11 bidang esensial yang bisa tetap berjalan dengan operasi minimal. Jadi tidak boleh beroperasi kaya biasa, lebih dikurangi, ” paparnya.

Pemprov Jakarta akan “mengevaluasi ulang” perkantoran yang selama ini sudah dikasih izin berkegiatan.

‘Seluruh tempat per akan ditutup’

Dalam jumpa pers, Anies menyatakan bahwa “seluruh wadah hiburan” akan ditutup.

“Kegiatan yang dikelola Pemprov DKI akan ditutup, bagaikan [kebun binatang] Ragunan, Ancol, Monas, dan taman-taman kota,

“Dan kegiatan belajar tetap berlangsung di vila, seperti yang sudah berlangsung semasa ini, ” tambahnya.

Rumah makan boleh beroperasi, tapi tidak boleh makan di lokasi’

Lebih lanjut Anies mengungkapkan, kegiatan usaha makanan, serupa rumah makan, kafe atau restoran diperbolehkan untuk tetap beroperasi, tetapi “tidak dibolehkan untuk menerima pengunjung makan di lokasi”.

“Jadi pesanan diambil, pesanan diantar, tapi tak makan di lokasi. ”

Alasannya, pemprov DKI menemukan “di tempat-tempat ini lah terjadi interaksi yang mengantarkan pada penularan. ”

Kapan mulai diberlakukan PSBB?

Kebijakan ini akan mulai legal pada Senin, 14 September 2020, kata Anies Baswedan.

Di bagian asing jumpa persnya, Anies menekankan kalau apa yang dia sampaikan barulah “prinsip-prinsip awal”. Adapun “detil-detilnya” akan disampaikan pada “hari-hari ke depan”.

“[Ini} sebagai ancang-ancang pada semesta masyarakat bahwa kita akan menuju PSBB. Ada fase, ada proses supaya kita bisa menyiapkan biar berjalan dengan baik. ”

“Supaya kita semua bisa mengantisipasi, ” katanya.

Categories
Data

Abdulkadir Masharipov, pelaku serangan bersenjata pada kelab malam Istanbul yang membunuh 39 orang, diganjar hukuman tangsi seumur hidup

Pengadilan Turki menjatuhkan aniaya penjara seumur hidup kepada seorang pria karena melakukan serangan bersenjata di sebuah kelab malam di Istanbul yang menewaskan 39 karakter.

Abdulkadir Masharipov, warga negara Uzbekistan, dijatuhi hukuman seumur hidup dengan setara dengan hukuman penjara selama 40 tahun.

Dia melakukan serangan bersenjata di kelab malam eksklusif, Reina, hanya beberapa menit setelah Tarikh Baru 2017.

Kelompok yang menyebut dirinya Negara Islam atau ISIS mengatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Masharipov dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena “pembunuhan yang disengaja” & “melanggar konstitusi”, demikian laporan pejabat berita Turki Anadolu .

Dia juga menerima azab tambahan 1. 368 tahun buat percobaan pembunuhan terhadap 79 karakter yang terluka dalam serangan itu dan karena membawa senjata tanpa izin.

Seorang pria lainnya, Ilyas Mamasaripov, dijatuhi hukuman penjara lebih dari satu. 400 tahun penjara karena positif merencanakan aksi penembakan.

Empat puluh delapan orang terdakwa lainnya dijatuhi hukuman penjara karena menjadi anggota sistem teroris, demikian media setempat melaporkan, dan 11 orang lainnya dibebaskan.

Barang apa yang terjadi dalam serangan brutal pada Tahun Baru 2017?

Kira-kira pukul 01: 30 waktu setempat, ketika orang-orang bersuka ria mencatat tahun baru, seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke kelab suangi Reina di wilayah Istanbul periode utara.

Masharipov tiba di kelab dengan menumpang taksi, sebelum bergegas menyelundup ke dalam kelab dengan menenteng senapan otomatis yang diambilnya lantaran bagasi mobil.

Rekaman dari kamera pengelola memperlihatkan muntahan peluru dari bedil mesinnya memantul dan mengenai beberapa mobil yang diparkir ketika tempat melepaskan tembakan dan memasuki kelab.

Masharipov menembak secara acak dan melemparkan granat agar memberi kesempatan kepada dirinya mengisi ulang peluru. Tempat menembak para korban yang sudah terluka di lantai sebelum kabur dari tempat kejadian.

Warga Israel, Prancis, Tunisia, Lebanon, India, Belgia, Yordania dan Arab Saudi termasuk yang menjadi korban, dan puluhan orang terluka.

Masyarakat negara Uzbekistan itu akhirnya ditahan pada 17 Januari 2017 sesudah melalui perburuan yang panjang.

Kepolisian di Turki telah melakukan banyak penangkapan terhadap anggota kelompok ISIS akhirnya ini. Pada Juli lalu, 27 orang yang diduga merencanakan gempuran di Istanbul berhasil ditangkap dalam kota itu.

Dan pekan lalu, negeri mengatakan komandan tertinggi ISIS di negara itu telah ditangkap.

Categories
Data

Ventilator: Polisi ungkap sindikat internasional di balik ‘penipuan’ senilai Rp58, 8 miliar saat pandemi Covid-19 porakporanda seperti apa modusnya?

Kepolisian Indonesia mengungkap kasus dugaan penipuan pembelian ventilator dan meng Covid-19 senilai Rp58, 8 miliar yang melibatkan sindikat internasional.

Tiga warga Indonesia berinisial SB, R, dan TP telah ditangkap di dalam kasus dugaan penipuan ini, tengah seorang warga negara asing berinisial DM masih dinyatakan buron, logat seorang pejabat polisi.

Disebutkan aksi terkaan penipuan ini dilakukan oleh Jaringan internasional Nigeria-Indonesia, dengan menggunakan modus Business Email Compromise atau membajak email.

Menurut polisi, kasus ini terungkap sesudah ada informasi dari NCB Interpol Italia kepada NCB Interpol Indonesia perihal dugaan penipuan pembelian ventilator dan monitor Covid-19.

“Awalnya perusahaan Italia yang bergerak di bidang pengamalan kesehatan melakukan transaksi jual beli dengan perusahaan China, ” sekapur Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (07/09).

Bagaimana modusnya?

Semula kongsi asal Italia, Althea Italy, & perusahaan asal China, Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics, melakukan kontrak jual beli peralatan medis ventilator & monitor COVID-19, ungkapnya.

Dalam perjalanannya, serupa itu temuan polisi, ada seseorang dengan mengaku sebagai pimpinan dari kongsi Italia tersebut. Dia menginformasikan adanya perubahan nomor rekening untuk pembalasan.

“… Sehingga kemudian atas pesan yang masuk dari email tersebut lalu rekening untuk pembayaran diubah menggunakan bank di Indonesia, ” membuka Sigit.

Sigit menjelaskan, tersangka S berperan sebagai seseorang yang mengaku sebagai Direktur CV Shenzhen Mindray Bio Medical Elektronics CO LTD dan membuka rekening penampungan.

Perusahaan tersebut, menurut Sigit, adalah perusahaan khayali yang meniru nama perusahaan jalan kesehatan asal China, Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics Co., Ltd.

Adapun simpulan R berperan disebutkan berpura-pura menjadi Komisaris Shenzhen Mindray Bio Medical Elektronics sekaligus berperan membuatkan bon atas nama perusahaan fiktif tersebut.

Namun tersangka T berperan sebagai bagian yang mengurus segala kebutuhan adminstrasi perusahaan fiktif CV Shenzhen Mindray Bio Medical Elektronics, ungkap Listyo Sigit.

“Satu (pelaku) saudara B, WNA (warga negara asing) saat ini masih dalam pencarian oleh awak dari Siber Bareskrim Polri, ” katanya.

Kepolisian kemudian mengamankan uang dalam rekening penampungan yang ada dalam rekening bank Syariah senilai Rp56, 8 miliar, ungkap Sigit.

“Kita berhasil menangkap [tiga orang] karakter… yaitu di Jakarta, Padang dan kemudian di Bogor, ” tambahnya.

Kegiatan sama lintas negara

Temuan polisi menuturkan, pihak bank swasta yang menyambut transfer uang tersebut menaruh curiga atas terjadinya “transaksi mencurigakan”.

Di saat yang serupa, kepolisian Italia pula menaruh kecurigaan adanya dugaan penipuan yang dialami perusahaan asal negara itu, kata polisi Indonesia.

Dikatakan Sigit, Interpol Indonesia kemudian mendapatkan fakta adanya dugaan tindak pidana penipuan dari Interpol Italia.

Disebutkan akan kerja sama kepolisian Indonesia, alat Italia, dan PPATK akhirnya kasus penipuan ini terbongkar.

Categories
Data

Covid-19 Australia: Melbourne perpanjang karantina daerah, meski ratusan warga demo menumpukan

Karantina wilayah (lockdown) ketat di tanah air Melbourne Australia diperpanjang dua minggu karena jumlah kasus Covid-19 dengan belum turun signifikan, kata para-para pejabat. Keputusan itu diambil walaupun ratusan warga berdemo menolak susunan tersebut.

Menteri Utama (Premier) negara bagian Victoria Daniel Andrews mengatakan aturan itu akan sah hingga 28 September, dengan sedikit relaksasi.

Pelonggaran bertahap akan diterapkan berangkat Oktober.

Negara bagian ini telah menjadi episentrum gelombang kedua Covid-19 dalam Australia, yang menyebabkan 90% dari 753 kematian akibat Covid-19 dalam negara itu.

Australia, negara dengan populasi 25 juta, telah mencatat total 26. 000 kasus.

Wilayah Melbourne raya memasuki lockdown kedua pada 9 Juli setelah ada peningkatan kasus.

Pembatasan perjalanan sejauh 5 km dan jam malam diberlakukan saat toko-toko dan bisnis menutup.

Lockdown tingkat empat ini pada awalnya dijadwalkan berakhir pada 13 September.

Apa saja perubahan baru nya ?

Jam malam Melbourne akan diperpanjang lantaran 21: 00 menjadi 05: 00.

Seorang warga akan diizinkan untuk mengunjungi relasi dekat ( support bubble ), & mereka tak akan dibatasi penyekatan perjalanan.

“Hanya ada satu opsi yaitu menjalankan aturan ini dengan langkah yang stabil dan tenang. Kita belum bisa sepenuhnya mementahkan lockdown karena jika itu dilakukan, kita akan menuju ke gelombang ketiga dan kita semua mau kembali dikarantina, ” kata Andrews dalam konferensi pers.

“Kita tidak bisa membuka wilayah saat ini. Bila kita melakukannya, kita akan kematian kendali dengan sangat cepat… Kami ingin Natal nanti kondisi bisa senormal mungkin, dan ini adalah satu-satunya cara. Langkah ini merupakan satu-satunya cara yang membuat kita akan sampai pada titik tersebut. ”

Jika jumlah rata-rata kasus harian berkisar kurun 30 dan 50 pada 28 September, kota itu akan mengambil lockdown tingkat tiga.

Pada periode ini, pertemuan publik akan menyusun menjadi lima orang dari besar keluarga, dan anak-anak sekolah & sekolah khusus akan kembali ke sekolah secara bertahap.

Jika total rata-rata harian kasus turun di bawah lima pada 26 Oktober, jam malam akan diakhiri.

Di asing wilayah Melbourne raya, negara periode Victoria lainnya akan mengalami pelonggaran karantina wilayah sedikit lebih lekas.

Tiba 13 September, sebanyak lima orang dari dua rumah tangga bakal dapat berkumpul di luar ruangan.

Kolam renang luar ruangan serta taman bermain akan dibuka dan layanan keagamaan dapat dilakukan dalam luar ruangan dengan maksimal lima orang.

Pengumuman itu datang sehari sesudah protes anti-lockdown dihadiri oleh ratusan orang di seluruh Australia.

Di Melbourne, sekitar 300 orang berdemo untuk menentang patokan lockdown.

“Tindakan memprotes itu egois serta melanggar hukum. Setiap perilaku sejak siapa pun yang berkontribusi terhadap penyebaran lebih banyak virus serta lebih banyak pembatasan tidak diinginkan siapa pun, ” kata Andrews.

“Orang-orang ingin ini semua selesai dan saya juga menginginkan itu, ” tambahnya.

Categories
Data

Covid-19: Vaksin buatan Rusia diklaim lulus memicu respons imun tubuh pribadi

Sejumlah ilmuwan asal Rusia meluncurkan petunjuk pertama mereka tentang vaksin virus corona yang diproduksi negara mereka. Dalam laporan ilmiah itu, penggunaan vaksin disebut dapat memicu respons imun tubuh manusia.

Kajian itu terbit di jurnal kesehatan The Lancet. Para peneliti menulis, setiap peserta uji coba vaksin terbukti mengembangkan antibodi untuk melawan virus corona.

Tak ada pula buah negatif yang serius terhadap kesehatan para peserta uji coba, permintaan para peneliti.

Pemerintah Rusia pada Agustus lalu mendaftarkan hak paten vaksin yang rencananya akan digunakan untuk kepentingan domestik.

Rusia adalah negeri pertama yang mengambil langkah tersebut, sebelum data terkait vaksin itu dipublikasikan.

Namun beberapa pakar kesehatan menyuarakan uji coba yang digelar Rusia terlalu minim untuk membuktikan efektivitas dan keamanan vaksin virus corona tersebut.

Rusia belakangan menggunakan hasil uji coba vaksin untuk menjawab pertimbangan. Pakar medis dari negara barat menyangsikan kecepatan Rusia menciptakan vaksin. Mereka menduga Rusia mengambil berkepanjangan pintas dalam pembuatan vaksin itu.

Kepala Rusia, Vladimir Putin, Agustus lulus mengklaim vaksin buatan negaranya telah melalui seluruh pengecekan. Putin mengecap vaksin itu bahkan telah disuntikkan ke salah satu putri kandungnya.

Apa dengan dipaparkan dalam laporan terbaru?

Dua tes coba vaksin bernama Sputnik-V tersebut digelar antara Juni dan Juli lalu, menurut jurnal The Lancet. Masing-masing uji coba melibatkan 38 sukarelawan sehat.

Pada awal uji jika, mereka diberi dosis vaksin. 3 pekan setelahnya, mereka mendapat vaksin penguat.

Para peserta, berusia antara 18 sampai 60 tahun, dipantau selama 42 hari. Peneliti menemukan kalau, semua peserta mengembangkan antibodi di tiga minggu.

Efek samping dengan paling umum mereka rasakan merupakan sakit kepala dan nyeri prinsip.

Segenap informasi dalam uji coba tersebut tidak ditutup untuk peserta. Tak ada pula pendekatan acak, artinya setiap sukarelawan sadar bahwa mereka menerima vaksin.

“Uji coba jangka lama yang besar, termasuk perbandingan plasebo dan pemantauan lebih lanjut diperlukan untuk menetapkan keamanan jangka panjang serta efektivitas vaksin untuk menghalangi infeksi Covid-19, ” demikian tulis peneliti dalam laporan itu.

Uji coba fase ketiga akan melibatkan 40. 000 sukarelawan dari berbagai leler dan kelompok risiko.

Vaksin Rusia menggunakan jenis adenovirus yang telah disesuaikan. Ini adalah virus yang lazimnya menyebabkan flu biasa. Tujuan penggunaannya untuk memicu respons kekebalan.

Sedang butuh waktu panjang

Oleh Philippa Roxby, reporter BBC untuk dunia kesehatan

“Menggugah” dan “sejauh ini sangat baik” adalah kurang reaksi dari para ilmuwan Inggris. Tapi jelas, jalan masih panjang.

Sekalipun vaksin menunjukkan respons antibodi dalam semua peserta di fase dua, tidak berarti vaksin itu bakal melindungi mereka dari virus corona.

Hasil akhir itu masih belum ditetapkan.

Dari hasil sementara ini, kita dapat mengatakan bahwa vaksin tampaknya aman digunakan orang sehat berusia 18 dan 60 selama 42 hari, karena selama itulah studi berlangsung.

Namun bagaimana dengan orang gelap dan mereka yang memiliki iklim kesehatan tertentu sehingga paling berisiko terhadap Covid-19?

Seberapa aman vaksin ini untuk mereka dan pada jangka waktu yang lebih lama?

Pertanyaan-pertanyaan ini hanya dapat dijawab setelah uji coba acak jangka panjang yang jauh lebih besar. Syaratnya, orang-orang yang ikut uji jika itu tidak tahu apakah itu menerima vaksin atau suntikan tiruan.

Uji coba semacam itu juga akan meluluskan tahu para ilmuwan seberapa efektif vaksin itu di antara warga yang jauh lebih luas.

Ada pula seruan untuk keterbukaan dan transparansi.

Dari sekian banyak vaksin dengan saat ini diuji coba dalam berbagai negara, beberapa di antaranya akan menunjukkan hasil yang bertambah baik daripada yang lain dalam situasi dan kelompok orang terbatas.

Siap mengetahui secara tepat seberapa baik vaksin bekerja dan untuk sapa sangat penting. Tidak mungkin mulia vaksin akan cocok untuk seluruh orang.

Apa tanggapan Rusia?

Kirill Dmitriev, kepala dana investasi Rusia yang mengongkosi uji jika vaksin itu, menyebut laporan itu sebagai jawaban yang kuat arah nada skeptis ‘tidak masuk akal’ terhadap vaksin Rusia.

Dmitriev berkata, 3. 000 orang telah direkrut buat uji coba tahap berikutnya.

Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko, mengatakan negaranya akan memulai vaksinasi November ataupun Desember mendatang. Fokus program tersebut, kata dia, adalah kelompok berisiko tinggi.

Untuk memutar video itu, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

But experts warned that there was still a long way to go berayun-ayun a vaccine could enter the market.

Brendan Wen, Professor of Microbial Pathogenesis at London’s School of Hygiene and Tropical Medicine, told Reuters news agency: “The report is a case of ‘so far, so good'”.

According to the World Health Organization, there are 176 potential vaccines currently being developed worldwide. Of those, 34 are currently being tested on people. Among those, eight are at stage three, the most advanced.

Categories
Data

‘Paduan spirit keislaman dan sosialisme’ di Kampung Kasih Sayang, Langkat, Sumatra Utara: ‘Susah dan senang, ana tanggung bersama’

Sebuah kampung dalam Langkat, Sumatra Utara dinamai Kampung Majelis Ta’lim Fardhu — lazim disebut Kampung Matfa — yang menjalankan kebersamaan dan kesamarataan dengan disebut seorang sosiolog mencoba menyesuaikan antara spirit keislaman dan sebagian nilai-nilai yang bercorak sosialisme.

Hari itu, Rabu (22/07), sejumlah perempuan berkumpul dan terlihat serius melakukan pekerjaan masing-masing.

Sebagian diantara mereka tengah membersihkan sisik ikan. Sementara yang lain tampak fokus mengaduk olahan sayur di periuk besar.

Di sebelahnya, perempuan-perempuan lain bergurau sembari membungkus makanan. Ada juga yang baru saja sempurna memasak beras serta air.

Hari tersebut merupakan jadwal bagi mereka menyiapkan kebutuhan lauk untuk seluruh masyarakat.

Bagian umum, begitu mereka menyebutnya. Tempat terbuka seluas 10×10 meter dengan merupakan pusat pengolahan makan & minum penduduk kampung. Letaknya tepat di tengah persimpangan.

Setiap hari, masyarakat melakukan pekerjaan tersebut secara bergiliran. Satu kelompok terdiri hingga 30 orang. Semua kebutuhan pangan warga diolah dan dimasak secara bersama-sama.

Setelah siap, satu per utama perwakilan keluarga datang mengambil jatah makanan dan kemudian membawanya ke rumah masing-masing. Baik ketika asas, makan siang dan makan suangi.

Dengan kata lain, menu makanan yang disantap penduduk di kampung tersebut selalu sama.

Inilah satu di antara keunikan Kampung Kasih Sayang alias Kampung Majelis Ta’lim Fardhu Ain atau Matfa. Semua penduduknya menjalani hidup dengan kebersamaan dan kesamarataan.

Kampung ini bernama asli Negeri Darussalam dan terletak di Dusun III Darat Hulu, Desa Danau Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Wartawan Nanda Fahriza Batubara di Sumatra Mengetengahkan yang melaporkan untuk BBC Indonesia, hari itu bertemu dengan Kholiqul Ritonga, akrab dipanggil Kholiq, yang dipercaya warga menjadi juru kata Kampung Matfa.

Sebelum pindah ke Kampung Matfa, Kholiq dan keluarganya bertempat tinggal di Kompleks Perumahan Menteng Indah, Medan, Sumatera Mengadukan.

Dongeng Kholiq dan istrinya yang mengambil pindah ke kampung Matfa

Kholiq, 43 tahun, lulusan ilmu cara sipil dari perguruan tinggi swasta di Medan memutuskan pindah ke Kampung Matfa bersama keluarganya pada tahun 2012.

Sebelumnya, Kholiq rajin mengajar seni beladiri Aikido. Tempat membuka enam Dojo atau madrasah.

Daripada sini dia bertemu Prasuta Citra alias Cici, dokter gigi, dengan kemudian menjadi pendamping hidupnya.

Pada 2004, keduanya menikah dan saat ini sudah dikaruniai dua orang bujang yang duduk di bangku sekolah dasar.

Kecintaan Kholiq pada Aikido membawanya mengenal Kampung Matfa. Katanya, Aikido bukan seni beladiri yang hanya mengedepankan hasil pertarungan.

Terdapat filosofi tersendiri yang terkandung di dalamnya. Yakni harmonisasi dengan alam, tuturnya.

Seiring mendalami Aikido, di akal Kholiq terbersit pertanyaan, “Bagaimana mengaplikasikan semua ini di kehidupan sehari-hari. Kemudian saya bertemu dan mengindahkan ajaran dari Tuwan Iman (pemimpin Kampung Matfa), yakni tentang bagaimana berkasih sayang, ” kata Kholiq.

Bersemuka pemimpin Kampung Kasih Sayang

Kholiq terkesima dengan penjelasan Tuwan Imam mengenai kalimat Bismillahirahmanirahim , kalimat yang mengandung cakap pengasih dan penyayang.

Menurut Kholiq, penjelasan Tuwan Imam menjadi jawaban arah segala pertanyaannya selama ini.

“Akhirnya hamba temukan di kampung ini bagaimana melakukan itu. Karena kecintaan secara Aikido, kemudian muncul keinginan menjelma seorang Aikido yang baik, ” katanya

“Sesuai kata pendirinya, merupakan menyatu dengan alam, tidak beradu dengan yang lain. Nah, semua konteks ini ternyata ada dalam beragama, ” sambungnya.

Kholiq juga mengiakan tidak menemukan kendala dari bagian keluarga. Orangtua mereka bahkan membantu, ungkapnya.

“Karena urusan agama, jadi orangtua support . Tidak ada masalah, ” katanya.

Pada 2012, Kholiq memutuskan pindah ke Negeri Matfa bersama pendatang lainnya. Itu kemudian bergotong royong membangun kawasan.

Istrinya, Cici membuka layanan kesehatan geraham di Rumah Sehat (tempat pengobatan di Kampung Matfa)

Perpindahan lantaran kawasan kota menuju pelosok wilayah tidak menjadi hal sulit untuk Kholiq. Dia mengaku hanya menetapkan sekejap adaptasi.

“Mungkin karena saya memang mendapat apa yang saya cari, jadi tidak sulit. Cukup penyesuaian sekadar saja, ” kata Kholiq.

Biar begitu dengan istri Kholiq, Cici. Dia tidak menolak ketika baru kali diajak suaminya pindah ke Kampung Matfa.

Padahal, Cici saat itu telah membuka praktik dokter geraham di Medan.

Menurutnya, semua tersebut setimpal dengan yang ia dapatkan saat ini.

“Alasan saya hijrah dengan suami agar bisa berbakti baik dalam beragama, ” kata Cici.

Rencana mantan anggota legislatif: ‘Saya menemukan apa yang saya cari’

Selain keluarga Kholiq, sejak tahun 2012, penduduk Kampung Matfa terus beranjak. Mereka datang dari segala penjuru, bukan hanya dari Sumatra Utara. Kini, ada 1. 100 tali jiwa dari 260 kepala keluarga dengan menghuni Kampung Matfa.

Latar belakang mereka beragam. Mulai dari yang dulunya petani, guru, anggota kepolisian, pengusaha, dokter hingga mantan anggota legislatif.

Salah satunya, seorang lelaki paruh renta yang kami temui saat sedang bersiap menuju masjid.

Namanya Aldi Nasution. Di kampung ini, Aldi tinggal bersama istri dan seorang anak. Ia tinggal sekitar 500 meter dari tempat Kholiq.

Sebelum menjadi penduduk kampung Matfa, Aldi sudah menetap di berbagai kota. Asalnya dari Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara. Namun ia sempat menetap di Jakarta selama beberapa tahun.

Dalam kampung asalnya, Aldi termasuk orang yang diperhitungkan. Dia merupakan bekas anggota legislatif pertama setelah Kabupaten Mandailing Natal mekar dari Kabupaten Tapanuli Selatan pada 1999 silam.

Di karir politik, Aldi mengaku sempat jadi pucuk pimpinan partai pada daerahnya.

Aldi menjelaskan tujuannya pindah ke Kampung Matfa, “Saya menjumpai apa yang saya cari. Yaitu ajaran Bung Karno. Saya penasaran sekali dengan Pancasila dan agama, kandungan-kandungan di situ, ” katanya.

Dijuluki kampung Kasih Sayang

Hampir setiap minggu, Kholiq yang jadi juru bicara Kampung Matfa selalu disibukkan dengan kedatangan sejumlah tamu dari bervariasi penjuru.

Sejak beberapa tahun terakhir, kampungnya memang semakin sering disambangi sejumlah orang.

Kholiq yang berpostur kekar secara dagu kaku serta rambut panjang yang lebih sering diikat, tampak ramah. Dia memang menjadi ujung tombak saat para tamu hadir ke kampung tersebut.

Keramahan dengan tampak pada Kholiq juga ditunjukkan warga Kampung Matfa, sehingga klub di luar kampung itu menyebutnya sebagai ciri tersendiri.

Barangkali itulah sebabnya kampung ini dijuluki sebagai Kampung Kasih Sayang.

Di balik julukan tersebut, sistem sosial yang diterapkan penduduk Kampung Matfa memang didasari besar hal, kasih dan sayang. Semuanya dilakukan secara bersama-sama dan diputuskan melalui musyawarah.

Warga menetap di gedung semi permanen yang sama tujuan dan ukurannya

Di kampung tersebut, misalnya, warga menetap di gedung semi permanen yang sama benih dan ukurannya. Mereka menyebutnya bangsal, yang masing-masing berukuran 4×10 meter.

Konstruksinya berbahan dasar anyaman bambu, kayu dan daun rumbia. Selain dinding tepas, tidak ada teristimewa pemisah antar tiap rumah.

Tersedia ratusan barak persegi, tempat status warga yang disusun memanjang & saling berdampingan satu dan dengan lain, membentuk lorong panjang.

Setiap jalan barak memiliki koordinator yang bakal mendata kebutuhan untuk kemudian dilaporkan dan dipenuhi.

Ya, di kampung itu warga tak terlalu memusingkan pelepasan kebutuhan. Kampung Matfa mengupayakan kemandirian. Seluruh kebutuhan dicukupi dari buatan produksi berbagai sektor yang dikelola sendiri oleh warga.

Di lahan seluas tak lebih dari 20 hektare itu, mereka mengelola lahan pertanian seluas total 7 hektare. Selain ada itu, 15 kolam ikan, peternakan kambing dan ayam, cara perbengkelan dan lain sebagainya.

Masyarakat pula mengelola industri batu bata, industri tahu kedelai dan dalam periode dekat akan memasarkan air mineral.

Semua sektor ini dikelola warga bersandarkan keahlian masing-masing. Seperti yang dilakukan Mulyanto, lelaki usia 53 tahun, yang senang bertani. Dulu, dia bekerja sebagai pegawai honorer pada instansi pemerintah dan tinggal di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Cocok seperti sebagian besar penduduk lain, Mulyanto dan keluarga juga tukar pada 2012 silam dengan bukti serupa, “Ingin menjadi lebih elok. ”

Sementara para perempuan dalam kampung ini tergabung dalam kawanan usaha mikro yang memproduksi bermacam-macam macam jajanan tradisional.

“Jadi kami ibu-ibu di sini membuat jajanan tradisional dan kemudian dijual ke pasar. Hasilnya nanti akan dimasukkan ke Baitul Mal, ” kata seorang perempuan, Siti Syarah.

Baitul Mal, sumber dana warga

Bermacam komoditas yang dikelola warga dijual ke pasar di kota maupun pasar terbuka dengan dibangun penduduk di Kampung Matfa. Hasil penjualan langsung disetor ke badan pengelolaan keuangan yang dikenal Baitul Mal.

Dari Baitul Kepala inilah semua sumber biaya hajat warga berasal. Bukan hanya buat makan dan minum, kebutuhan asing mulai dari sikat gigi hingga pesta pernikahan pun dipenuhi dibanding Baitul Mal.

Kampung Matfa serupa memiliki layanan kesehatan yang disebut Rumah Sehat serta sekolah sendiri.

Tak ada pungutan sama sekali. Seluruh pelayanan tersebut digratiskan bagi warga, dengan sumber dana dari Baitul Mal.

Sekolah di kampung ini berdiam di masjid dan dikelola sebab 50 orang guru yang berbagi tugas sesuai latar belakang disiplin ilmu masing-masing.

Hampir separuhnya membudayakan di level taman kanak-kanak dan play group, sementara sisanya mengemong Madrasah Ibtidaiyah-setara Sekolah Dasar, Madrasah Tsanawiyah-setara Sekolah Menengah Pertama, beserta Madrasah Aliyah-setara Sekolah Menengah Akan.

Lembaga pendidikan Kampung Matfa bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Agama islam Pembangunan.

“Saat ini belajar Sopan santun Inggris, tadi belajar baca Al Quran, ” kata seorang murid madrasah, Khairunnisa.

Asal mula Kampung Matfa

“Di sini kita tidak hanya kata dunia, tapi juga sosial, ” kata Kholiq saat berbincang di teras baraknya dengan wartawan Nanda Fahriza Batubara yang melaporkan untuk BBC Indonesia.

Beberapa saat berbincang, ponsel Kholiq berdering. Seseorang menghubungi serta memintanya segera bergegas ke ujung kampung.

Setelah melewati jalan desa sempit serta berbukit, di kejauhan terlihat seorang pemuda berkaos hitam dengan rambut panjang terikat pantas berdiri dan dikelilingi sejumlah adam.

Mereka baru saja menggali sepetak lahan untuk dimanfaatkan jadi bak ikan.

Sebelum tiba di lokasi, Kholiq menceritakan awal dari segala sifat di Kampung Matfa. Semuanya bemula pada era 1970-an silam.

Kala itu, hidup seorang ulama kharismatik bergelar Yang Mulia Tuan Guru. Nama aslinya KH. Ali Mas’ud bin Abdullah.

Tuan Guru disebut tidak ulama sembarang di daerah tersebut. Kholiq menuturkan, selama berdakwah, tempat telah memiliki puluhan ribu perhimpunan yang tidak hanya berasal sejak dalam negeri.

Dulu, kampung itu masih hutan. Tuan Guru datang serta kemudian membuka lahan untuk ditinggali keluarganya.

Selang beberapa tahun kemudian, Tuan Guru membangun masjid bertingkat dua dengan bercorak kuning-hijau.

Para muridnya kerap datang untuk mengikuti pengajian maupun sekadar silaturahmi.

Pada 2011, Tuan Guru berpulang, menyusul istrinya yang telah meninggal lebih dulu, & meninggalkan 10 orang anak. Lupa satu putranya kini jadi penerus.

Siapa Tuwan Imam, yang dipanggil Yang Mulia?

Sosok penerus itulah pemuda yang ada di pendahuluan Kholiq di lokasi calon kolam ikan. Pemuda berkaos hitam secara rambut panjang terikat yang digelari Yang Mulia Tuwan Imam. Nama aslinya Muhammad Imam Hanafi, muncul di Kampung Matfa pada tarikh 1988.

Ya, usia Tuwan Imam benar terbilang muda, baru menginjak 32 tahun. Namun ia dinilai masyarakat punya kelebihan yang jarang dimiliki orang seumurannya, warisan kharisma lantaran sang ayah.

Adalah para warga yang berembuk dan sepakat mengusulkan Tuwan Imam menjadi pemimpin umat.

Ketika berbincang di atas bukit yang ditanami rambutan, Tuwan Imam menjelaskan pemikirannya mengenai Kampung Matfa.

Untuk dapat menjalani kehidupan seperti ini, kata Tuwan Imam, kata kuncinya ikhlas.

Mendahulukan kepentingan orang banyak di pada kepentingan pribadi. Penduduk membiasakan diri untuk melandasi semua tindakan dengan kasih dan sayang.

Bahkan, warga dilarang tidak bertegur sapa selama tiga hari meski punya perkara.

“Kalau kita hidup hanya mengutamakan harta benda dan kekuasaan, maka itu (ketidakadilan sosial) akan terus berlaku. Kalau manusia hanya memikirkan kekayaan kekayaan, maka kita akan dipecah belah dan dikotak-kotakkan seperti ini, ” ujarnya.

Menurut Tuwan Imam, Agama islam juga mengajarkan penganutnya agar menyusun hubungan antara semana manusia.

Hablumminallah , h ablumminannas . Maka bukan hanya kepada Allah, Agama islam mengajarkan agar manusia juga membentuk hubungan baik dengan sesama manusia, ” ujar Tuwan Imam.

‘Memadukan anutan Islam dan sosialisme’ ala HOS Tjokroaminoto’

Wakil Bupati Langkat Syah Afandin mengaku sudah mendengar tentang individualitas Kampung Matfa.

Dia mengagumi kemandirian ekonomi di kampung itu.

“Kampungnya benar mandiri, semua sektor dikelola dengan gotong royong oleh masyarakat setempat. Saya juga sudah pernah ke sana, ” kata Afandin.

Menurut Sosiolog Universitas Sumatra Utara Profesor Badaruddin, perpaduan ajaran Islam dan sosialisme seperti yang diterapkan di Wilayah Matfa, sebenarnya sudah dibahas sebab HOS Tjokroaminoto.

Bahkan, lelaki yang sudah memimpin organisasi besar Sarekat Islam itu juga telah menuliskannya menjelma buku dengan judul yang cocok dan terbit pada November 1924.

Badaruddin menjelaskan, ada beberapa hal di dalam paham sosialisme yang sejalan dengan ajaran Islam. Namun begitu ada pula yang bertentangan.

“Tjokroaminoto juga tidak mutlak menyepakati semua pemikiran Karl Marx. Misalnya paham yang tak meyakini adanya Tuhan, ” sekapur Badaruddin.

Pada Islam dan Sosialisme, Tjokroaminoto menegaskan bahwa sosialisme bisa menimbulkan sesat jika tidak dilandasi secara agama.

“Sosialisme hanyalah bisa menjadi lengkap apabila tiap-tiap manusia tidak tumbuh hanya untuk dirinya sendiri selalu sebagai binatang atau burung, namun hidup untuk keperluan masyarakat bergabung, karena segala apa saja yang ada hanyalah berasal atau dijadikan oleh satu kekuatan atau mulia kekuasaan, ialah Allah Yang Maha Kuasa, ” tulisnya.

Categories
Data

Pilkada: Mengapa tren calon tunggal lawan kotak kosong terus meningkat di pilkada?

Sekitar 34 daerah yang menyelenggarakan pilkada tahun 2020 berpotensi mulia diikuti satu pasangan calon. Politik pragmatis atau konsekuensi sistem pemilu?

Pendaftaran calon kontestan pilkada tarikh 2020 resmi dibuka Jumat (04/09). Merujuk dinamika politik yang terjadi, setidaknya pemilihan kepala daerah di 34 daerah berpotensi besar diikuti calon tunggal.

Lembaga pemantau pemilu membicarakan tren calon tunggal melawan kotak kosong terus meningkat setiap tarikh.

Muncul kekhawatiran, demokratisasi yang diharapkan dalam pemilihan kepala daerah dengan langsung bakal semakin terkikis politik pragmatis.

Namun partai politik berdalih kalau kesepakatan mengusung calon tunggal adalah konsekuensi sistem pemilihan yang disepakati pemerintah dan DPR di level pusat.

Pilkada yang diikuti satu bagian calon kepala daerah terus meningkat selama tiga kontestasi terakhir, patuh catatan Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Pada pilkada tahun 2015 terdapat tiga daerah dengan memiliki satu calon. Jumlah itu terus naik, berturut-turut sembilan bahan tunggal pada pilkada 2017 & 16 pada tahun 2018.

Jika kemufakatan politik yang sudah diumumkan tidak berubah, setidaknya dari 270 wilayah yang bakal menggelar pilkada Desember nanti, 34 di antaranya cuma akan memiliki satu pasangan calon.

Khoirunnisa Nur Agustyati, Direktur Perludem, menilai koalisi partai untuk mengusung mulia calon yang sama hanya didasari hasrat untuk berkuasa.

Partai politik, introduksi Khoirunnisa, saat ini enggan mengutarakan tenaga dan ongkos untuk memperjuangkan calon kepala daerah yang tak punya kans besar untuk lulus.

“Semua indikator utama pencalonan adalah kemasyhuran, jadi yang dicalonkan yang punya elektabilitas tinggi dan modal besar. Partai pragmatis dan rasional, cuma ingin menang pemilu, ” sekapur Khoirunnisa saat dihubungi melalui telepon, Kamis (03/09).

“Jadi tidak ada kaderisasi berdasarkan merit system . Yang dicalonkan yang naik daun dan punya modal, walau tersedia kader yang sudah berjuang lama di internal partai, ” ujarnya.

Parpol: ‘Kami tidak ingin berada di kedudukan kalah’

Merujuk UU 10/2016 tentang pilkada, partai bisa mengusung bagian calon kepala daerah jika mempunyai minimal 20% kursi DPRD ataupun mendapatkan setidaknya 25% suara makbul pada pemilihan anggota DPRD sebelumnya.

Batas-batas angka itulah yang disebut Besar Badan Pemenangan Pemilu Golkar Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mendorong golongan kecil membentuk atau bergabung ke koalisi tertentu.

Partai politik yang tak memenuhi syarat tadi, kata Hasanuddin, terpaksa bergabung ke koalisi supaya tetap memiliki hak mencalonkan pengikut pada pilkada berikutnya.

“Partai tentu tak ingin berada di posisi kecundang. Kenapa ada koalisi besar? Sebab ada aturan bahwa partai yang punya kursi tapi tidak mengetengahkan calon tidak akan bisa menimbrung pilkada berikutnya, ” ucapnya.

“Jadi kalau kursi mereka untuk mengusung bahan kurang, mereka otomatis akan menimbrung ke partai lain. Jadi anggota koalisi semakin banyak, ” kata Hasanuddin.

Dalam Pilkada Balikpapan, Golkar bersekutu secara semua partai di DPRD untuk mengusung Rahmat Mas’ud-Thohari Aziz.

Ganjaran yang kini menjabat wakil walikota Balikpapan merupakan kader Golkar. Sementara Thohari yang merupakan wakil Kepala DPRD Balikpapan berasal dari PDIP.

Dua partai itu merupakan pemegang kursi terbanyak di DPRD Balikpapan.

‘Calon tunggal tidak melanggar asas demokrasi’

Di Kota Semarang, seluruh partai pada DPRD mengusung pasangan petahana Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu. PKB, dengan tak mampu mencalonkan kandidat tunggal, termasuk partai yang belakangan bergabung ke koalisi itu.

Sukirman, Sekretaris Jawatan Pimpinan Wilayah PKB Jawa Pusat, berdalih partainya juga tak punya kandidat untuk bersaing seimbang secara petahana yang diklaim memiliki elektabilitas lebih dari 65%.

Walau akhirnya tak ada kandidat lain di Semarang, Sukirman menilai pilkada yang bakal bergulir tetap sah dan demokratis.

“Melawan petahana berat karena dia memiliki modal sosial besar dan memiliki program di pemerintahan yang bisa dia klaim serta dinikmati asosiasi, ” kata Sukirman saat dihubungi.

“Demokrasi dan politik harus bermanfaat. Kami anggap pasangan ini sedang bermanfaat bagi Semarang. Jadi saya percayakan kembali ke mereka.

“Calon sendiri tidak melanggar asas demokrasi, kepantasan pun tidak dilanggar. Masyarakat langgeng memiliki dua pilihan, petahana ataupun tidak memilih pasangan itu secara cara mencoblos kotak kosong ataupun tidak menggunakan hak suara, ” ujarnya.

Apa dampak pilkada bercalon tunggal?

Masyarakat yang tak disuguhi calon alternatif, prawacana Khoirunnisa dari Perludem. Dia berceloteh, karena tidak ada debat program dan visi-misi antarcalon, pemilih tak bisa memberikan suara kepada calon yang menawarkan konsep pembangunan ulung.

Selain itu, Khoirunnisa juga memprediksi koalisi yang mengusung calon tunggal berpotensi menjalin kongkalikong antar eksekutif dan legislatif jika kandidat mereka memimpin pilkada.

“Seringkali koalisi itu mulia bersikap pragmatis. Koalisinya bukan berdasarkan kesamaan ideologis, tapi ‘saya sanggup apa, mereka dapat apa’, ” ujar Khoirunnisa.

“Dampak buruknya jika telah ada kesepakatan di dalam gabungan siapa dapat proyek apa, pemerintahan itu bekerja bukan untuk ketenteraman rakyat tapi semata-mata bagi-bagi kue, ” tuturnya.

Namun anggapan itu dibantah Sukirman. DPRD yang solid menanggung kepala daerah disebutnya justru bakal memudahkan pemerintahan daerah menggenjot pembangunan.

“Jika calonnya terpilih, koalisi mesti memerosokkan peningkatan prestasi petahana ketimbang masa sebelumnya karena tidak ada antitesis, ” kata Sukirman.

“Artinya anggaran dan arah pembangunan bisa diatur berhubungan. Tidak ada hambatan apapun di DPRD. Jadi semestinya angka kemiskinan turun, layanan pendidikan dan kesehatan tubuh juga bisa meningkat 100%, ” ujarnya.

Pilkada dengan calon tunggal dianggap Perludem juga muncul karena syarat mengandung untuk calon perseorangan atau yang dari luar partai politik.

Secara ijmal, sebelum mendaftarkan diri, calon perseorangan harus mendapatkan dukungan dari 6, 5-10% pemegang hak suara. Bagian setiap daerah berbeda, tergantung total pemilih tetap.

Sejak 2015, daripada 28 pilkada yang diikuti calon tunggal, hanya satu yang dimenangkan kotak kosong. Perisitwa itu berlaku pada Pilkada Kota Makassar tahun 2018, saat pasangan Munafri Arifuddin dan Andi Rahmatika Dewi urung meraih lebih dari 50% suara sah.

Menurut UU Pilkada, pemilihan kepala daerah yang dimenangkan kotak sepi akan diulang tahun berikutnya. Kandidat yang kalah bisa mendaftar kembali.

Pra pilkada berikutnya berlangsung, tugas besar daerah akan dijalankan seorang pengelola tugas yang ditunjuk Kementerian Pada Negeri.

Pendaftaran calon kandidat Pilkada 2020 akan ditutup 6 September mendatang. Setelah kampanye dan tahapan yang lain, pemungutan suara diagendakan dilakukan dengan serentak pada 9 Desember pendahuluan.

Categories
Data

Jaksa Pinangki: Kejagung tetapkan pengusaha Andi Irfan Jaya sebagai tersangka kasus dugaan suap Djoko Tjandra

Kejaksaan Agung menetapkan pengusaha Andi Irfan Jaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap yang menyeret Jaksa Pinangki Sirna Malasari, terkait eksekusi kasus korupsi Djoko Tjandra.

Andi diduga sebagai perantara pemberi suap dari Djoko Tjandra kepada Pinangki, kata seorang pejabat Kejaksaan Agung

Dia kini ditahan di rutan cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengungkapkan penetapan tersangka itu merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap Andi.

Sebelumnya, dia ditetapkan sebagai saksi dalam perkara Pinangki.

“Pada hari ini penyidik telah menetapkan satu orang tersangka lagi dengan inisial AI,” ujar Hari seperti dikutip dari Kompas, Rabu (02/09).

Hari menjelaskan pemufakatan yang dilakukan ketiga orang tersebut diduga terkait dengan kepengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA).

Fatwa tersebut diurus agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dalam kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali. Akan tetapi, fatwa tersebut tidak pernah terbit.

Menurut Hari, peran Andi dalam kasus ini diduga sebagai perantara pemberi suap dari Djoko Tjandra ke Pinangki.

“Dugaannya sementara ini tidak langsung ke oknum jaksa tetapi diduga melalui tersangka yang baru ini (Andi),” tuturnya.

Dalam kasus ini, Andi dijerat dengan Pasal 15 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan Pinangki dan Djoko Tjandra sebagai tersangka. Pinangki diduga menerima suap dari Djoko Tjandra. Keduanya disangka bekerja sama untuk mendapatkan fatwa MA.

Apakah ada pejabat Kejagung yang terlibat?

Sejumlah pihak meyakini kasus dugaan suap Djoko Tjandra tidak hanya melibatkan seorang jaksa semata, namun kemungkinan besar melibatkan pula sejumlah pejabat teras di Kejaksaan Agung.

Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak, menyebut jaksa Pinangki Sirna Malasari — yang telah ditetapkan sebagai tersangka— tidak memiliki kewenangan dalam menentukan dihentikan atau dilanjutkannya suatu perkara.

Itulah sebabnya, dia menduga Pinangki hanyalah berperan sebagai penghubung.

“Jabatannya dia ‘tidak memiliki akses’ ke situ. Dia bukan penyidik. Tapi kami menduga dia memiliki pengaruh dalam kemampuannya sebagai penghubung kepada orang-orang tertentu,” kata Barita saat dihubungi wartawan BBC News Indonesia Raja Eben Lumbanrau, Kamis (13/08).

Pakar hukum dari Universitas Parahyangan, Agustinus Pohan, juga meyakini bahwa kemungkinan besar kasus ini melibatkan sjeumlah pejabat teras di Kejaksaan Agung.

Dia mendasarkan pada jumlah suap sebesar Rp7 milyar yang diduga diberikan Djoko Tjandra terlalu besar diberikan kepada seseorang tanpa melibatkan pihak lain.

“Angka [jumlah suap] itu tidak masuk logika jika diberikan hanya untuk Pinangki. Tapi saya yakin uang itu diduga sebagai biaya untuk mengurus sesuatu dan diduga untuk kepentingan guna melibatkan orang lain,” kata Agustinus.

Untuk itulah Kejaksaan Agung dituntut menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah pejabat terasnya dalam kasus suap terkait kasus Djoko Tjandra.

Sebelumnya pegiat anti korupsi melaporkan dugaan keterlibatan seorang pejabat tinggi di kejaksaan Agung yang disebutkan pernah berinteraksi dengan Djoko Tjandra.

Dalam pesan tertulis kepada BBC News Indonesia, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin berjanji akan menindak anak buahnya jika terbukti terlibat dalam kasus ini.

“Pasti [ditindak], siapapun pihak internal yang diduga terlibat,” tulisnya dalam pesan singkat melalui Whatsapp.

Mengapa ada dugaan kasus ini melibatkan sejumlah pejabat teras Kejagung?

Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak, menyebut Pinangki tidak memiliki kewenangan dalam menentukan dihentikan atau dilanjutkannya suatu perkara.

Sehingga dugaan muncul Pinangki hanya berperan sebagai penghubung.

“Jabatannya dia ‘tidak memiliki akses’ ke situ. Dia bukan penyidik. Tapi kami menduga dia memiliki pengaruh dalam kemampuannya sebagai penghubung kepada orang-oorang tertentu,” kata Barita saat dihubungi wartawan BBC News Indonesia Raja Eben Lumbanrau, Kamis (13/08).

Pinangki menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan sebelum kasus itu terungkap.

Jabatan itu tidak memiliki kewenangan dalam ‘mengatur’ status buron maupun juga pengajuan permohonan peninjauan kembali Djoko S Tjandra ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, katanya.

Ditambah lagi, kata Barita, sulit dibayangkan seorang Djoko S Tjandra memberikan kepercayaan penuh kepada “seorang kepala sub bagian biro perencanaan” dalam “mengamankan” kasus hukumnya.

“Seorang Djoko S Tjandra tidak akan bertindah ceroboh dengan memberikan dan menjanjikan uang sebesar itu kepada seseorang yang dia tidak yakini punya kapasitas melakukan itu. Ini akan terungkap dengan proses penyidikan pro judisia,” kata Barita.

“Pinangki saja tidak mungkin, pasti ada yang di atasnya…”

Dugaan selanjutnya muncul dari seorang pengamat hukum yang mengatakan uang dugaan suap sebesar Rp7 milyar ‘mustahil’ hanya diberikan untuk Pinangki semata.

Pakar hukum pidana dari Universitas Parahyangan, Agustinus Pohan, menilai jumlah dugaan suap mencapai Rp7 milyar atau (US$500 ribu) yang diberikan kepada Pinangki diduga untuk mengurus suatu kasus hukum yang melibatkan pihak lain.

“Angka [jumlah suap] itu tidak masuk logika jika diberikan hanya untuk Pinangki. Tapi saya yakin uang itu diduga sebagai biaya untuk mengurus sesuatu dan diduga untuk kepentingan guna melibatkan orang lain,” kata Agustinus.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Pandjaitan juga mengatakan tidak mungkin Pinangki beraksi seorang diri dan seorang konglomerat seperti Djoko S Tjandra percaya kepada Pinangki.

“Pinangki saja tidak mungkin, pasti ada yang di atasnya. Tapi siapa di atasnya, kita serahkan sepenuhnya ke Kejaksaan Agung untuk mengungkap itu,” kata Trimedya.

Bagaimana kronologi kasus Jaksa Pinangki?

Nama Pinangki menjadi sorotan ketika dirinya tampak dalam satu foto dengan Djoko Tjandra dan pengacara Anita Kolopaking. Diduga foto itu diambil saat ketiganya bertemu di Malaysia.

Tak lama setelah foto itu beredar di masyarakat yang melahirkan gelombang protes di pers dan media sosial, Kejagung membebaskan Pinangki dari jabatan struktural jaksa.

Menurut Kejagung, Pinangki juga terbukti melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak sembilan kali tanpa izin dari pimpinan pada 2019.

Dalam perkembangan terbaru, kasus Pinangki kemudian dibawa ke ranah pidana.

Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi karena diduga menerima hadiah sebesar US$500 ribu atau Rp7 milyar dari Djoko Tjandra guna membantu terbebas dari perkara hukum yang menjeratnya.

Namun uang yang diduga diterima Pinangki ini hanya sebagian kecil dari US$10 juta yang dijanjikan Djoko Tjandra kepada dirinya.

Pinangki dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pinangki terancam hukuman pidana maksimal lima tahun penjara.

Kini Pinangki telah ditangkap dan dijebloskan ke Rutan Salemba, Jakarta, guna menjalani proses hukum.

Apa temuan pegiat anti korupsi tentang dugaan keterlibatan pejabat tinggi Kejagung?

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan seorang pejabat tinggi Kejagung ke Komisi Kejaksaan.

Laporan itu terkait dengan adanya dugaan komunikasi pada bulan Juli 2020, antara pejabat tinggi tersebut dengan Djoko Tjandra.

Untuk itu, Ketua MAKI Boyamin Saiman meminta Komisi Kejaksaan memanggil pejabat tersebut guna dimintai klarifikasi terhadap dua hal.

“Pertama materi pembicarannya apa. Kedua adalah berasal dari mana pejabat tinggi tersebut mendapatkan nomor HP Djoko Tjandra. Yang kedua ini sangat penting guna membuka jaringannya karena tidak mungkin pejabat itu dapat nomor langsung dari Djok Tjandra,” kata Boyamin.

“Saya yakin itu pasti dari A, B, C baru dari Djoko Tjandra. Nah, A, B, C ini apa perannya, itu yang harus ditelusuri untuk mengungkap kasus ini dan keterlibatan bayak pihak,” katanya.

Komunikasi pejabat tinggi Kejagung itu terjadi usai Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyampaikan di depan DPR bahwa ia ‘kecolongan’ karena mendapatkan informasi bahwa Djoko Tjandra ada di Indonesia dan mengajukan PK ke PN Jakarta Selatan.

Terkait dengan laporan Boyamin, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono mengatakan tim kejaksaan akan mencari tahu siapa dan apa dugaan keterlibatan pejabat tersebut.

Apa respon terbaru Kejaksaan Agung?

Saat ditanya mengenai adanya dugaan keterlibatan pejabat teras Kejaksaan Agung dalam kasus Djoko Tjandra, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dengan tegas mengungkapkan akan menindak siapapun oknum yang terlibat tanpa terkecuali.

“Pasti [ditindak]. Sekecil apapun informasi pasti akan kami telusuri dan dalami serta pasti nanti akan kami tanyakan pada Joko Tjandra siapa saja yang terlibat di Kejaksaan,” kata Burhanuddin kepada wartawan BBC News Indonesia Raja Eben Lumbanrau.

Pernyataan ini juga disampaikan Burhanuddin dalam menjawab anggapan masyarakat bahwa Kejagung ‘lamban’ dalam mengusut kasus ini.

Sebelumnya Burhanuddin saat kunjungan kerja ke Kejari Metro mengatakan dugaan keterlibatan Pinangki yang aktif melakukan pertemuan dengan Djoko Tjandra.

“Dia hanya ketemu-ketemu, kemudian menghubungkan dengan pengacara. Tidak ada. Karena dia [Pinangki] hanya menghubungi, tapi kalau nanti ada akan kita kembangkan,” kata Burhanuddin.

Anggota Komisi III Trimedya Pandjaitan menambahkan walaupun Kejagung terkesan ‘lebih lamban’ dibandingkan kepolisian dalam mengusut kasus ini.

Namun demikian, publik harus memberikan kepercayaan dalam upaya pembersihan Kejagung dari oknum-oknum ‘penjual beli perkara’, katanya.

“Inilah kesempatan tepat bagi Jaksa Agung dalam membersihkan institusi.

“Jadi pejabat di bawah, di tengah, di atas yang punya kepentingan pribadi bahkan memperjualbelikan perkara itu yang harus disikat sama Kejagung.

“Masih banyak [jaksa] yang bagus-bagus yang ingin berbakti di institusi Kejaksaan, tapi belum diberikan kesempatan,” kata Trimedya.

Berita ini diperbarui Rabu (02/09) pukul 19.50 WIB dengan menambahkan informasi perkembangan kasus dugaan suap Djoko Tjandra dan Pinangki.