Categories
Data

Trump dan Biden: Vaksin covid-19 akan tersedia dalam beberapa minggu semrawut cek fakta klaim-klaim dua bahan presiden dalam debat pertama pemilu AS

7 jam yang semrawut Sumber gambar, Getty Images Pemimpin Amerika Serikat Donald Trump & kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden terlibat dalam salah satu debat paling sengit dan berantakan dalam sejarah debat Gedung Putih selama bertahun-tahun.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kandidat presiden dibanding Partai Demokrat Joe Biden terkebat dalam salah satu debat paling sengit dan kacau dalam memori debat Gedung Putih selama bertahun-tahun.

Trump sering kali melakukan interupsi dan membuat Biden memintanya buat “diam”, di tengah berdebatan perkara pandemi, fasiltas kesehatan dan pertumbuhan ekonomi.

Survei menunjukkan Biden masih langgeng unggul dari Trump.

Namun dengan hari pemilihan umum tinggal 35 hari lagi, survei dari berbagai negara bagian penting menunjukkan, pemilihan presiden pada 3 November mendatang mau berlangsung ketat.

Debat pertama ini tercatat dari tiga yang sudah dijadwalkan, di mana semuanya disiarkan langsung melalui televisi.

Dalam debat radang selama 90 menit tersebut, para-para calon presiden bentrok dalam semua hal, dari kondisi ekonomi datang penanganan pandemi virus corona.

BBC Reality Check mengecek beberapa klaim mereka.

Trump: ” Kami membangun ekonomi terbesar sepanjang sejarah”

Realita : Itu tidak benar. Ada kalanya dalam sejarah AS ekonomi mereka lebih kuat dari kondisi saat ini

Sebelum pandemi virus corona, Pemimpin Trump mengklaim telah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang bersejarah.

Memang benar ekonomi AS dalam kondisi cantik sebelum pandemi–meneruskan tren yang dimulai saat kepemimpinan Barack Obama.

Tetapi ada periode di mana perekonomian AS tumbuh lebih kuat sejak saat ini.

Biden: ” AS menyumbang 4% populasi dunia, tapi juga 20% dari total kematian”

Realita : Ini ada benarnya. Akan tetapi jika menilik kematian akibat virus corona per k apita, ada beberapa negara yang mencatatkan total kematian lebih banyak ketimbang GANDAR.

Biden mengkritik respon Trump terhadap pandemi virus corona.

Berdasarkan statistik, klaim ini hampir benar. Populasi AS adalah 328 juta jiwa, sehingga menyumbang lebih dibanding 4% total populasi global yang sebanyak 7, 7 miliar karakter.

AS mencatatkan 205. 942 kematian akibat virus corona, menurut data terbaru lantaran John Hopkins University.

Total nilai kematian dunia adalah 1. 004. 808.

Melalui metrik ini, AS menyumbang sekitar 20% dari total kematian akibat Covid-19 di negeri, meskipun tata cara yang dipergunakan negara-negara di dunia dalam membagi statistiknya bervariasi.

Trump: Jumlah tulisan suara yang dikirim lewat gardu akan menimbulkan “kecurangan yang Anda tidak pernah lihat sebelumnya”

Realita : Studi belum menemukan bukti adanya kecurangan luas, meskipun sudah ada beberapa contoh urusan

Banyak pemilih AS diperkirakan akan mengirim surat suaranya melalui kantor pos tahun ini sebab pandemi virus corona.

Presiden Trump telah berulang kali memperingatkan kalau ini akan menghasilkan kecurangan dengan luas.

Ada beberapa contoh kasus soal kecurangan ini, termasuk yang baru-baru ini terjadi di North Carolina dan New Jersey.

September lalu, Bagian Kehakiman AS merilis pernyataan soal insiden di Pennsylvania, di mana “sembilan surat suara terbuang” & mengatakan bahwa tujuh surat perkataan tersebut “memilih calon presiden Donald Trump. ”

Meski demikian, bermacam-macam studi belum menemukan bukti tinggi adanya kecurangan yang meluas.

Tingkat kecurangan pemilu secara keseluruhan di AS adalah antara 0, 00004% and 0, 0009%, menurut studi Brennan Center for Justice pada 2017.

Biden: “100 juta orang [di AS] memiliki penyakit bawaan”

Realita : Tidak ada jawaban pasti soal ini.

Calon presiden beradu soal berapa banyak orang di GANDAR yang memiliki penyakit bawaan, dengan dapat menghambat beberapa warga AS untuk mendapatkan asuransi medis preman.

Biden mengatakan terdapat 100 juta orang dengan penyakit bawaan, tetapi Presiden Trump mengatakan angka tersebut “sangat salah. ”

Jadi, berapa banyak orang yang memiliki keburukan bawaan? Tidak ada jawaban benar soal ini.

Menurut data Departemen Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS, antara 50 juta sampai 129 juta warga AS yang tidak dalam kategori usia lanjut memiliki penyakit bawaan.

Organisasi lain memiliki perkiraan berbeda. The Center for American Progress meyakini angkanya bertambah tinggi, yaitu 135 juta warga AS berusia di bawah 65 tahun.

Trump: ” Vaksin (Covid-19) akan tersedia pada beberapa minggu”

Realita : “Peluang” untuk mendapat vaksin yang disetujui dan siap digunakan dalam akhir Oktober “sangat, sangat rendah, kata kepala penasihat ilmuwan pada program pengembangan vaksin AS.

Moncef Slaoui membuat penilaian tersebut dengan hati-hati pada awal September.

Sementara itu, Dr Anthony Fauci, ahli penyakit menular di AS, telah memprediksi AS akan mengetahui apakah vaksin buatannya aman serta efektif pada November atau Desember tahun ini.

Ia mengatakan di dalam sebuah rapat pendapat dengan Senat bulan ini bahwa akan tersedia cukup banyak doksis vaksin untuk setiap warga AS pada April.

Biden: ” Industri manufaktur jatuh” sebelum pandemi virus corona

Realita : Berdasarkan statistik, itu tidak benar

Pengikut dari Partai Demokrat Joe Biden mengatakan bahwa sebelum Covid-19, “industri manufaktur jatuh. ”

Pandemi sungguh berdampak pada sektor ini. Sampai Agustus, sektor manufaktur di GANDAR kehilangan 237. 000 tenaga kerja sejak Trump menjadi presiden di dalam 2017.

Namun sebelum pandemi, Presiden Trump menaikkan sekitar 500. 000 pekerjaan dalam sektor manufaktur dalam tiga tarikh pertamanya menjadi presiden.

Trump: Biden pernah memanggil warga Afrika-Amerika “super predator”

Realita : Itu tidak benar. Ia memang memakai kata “predator” namun tidak untuk menyebut warga Amerika keturunan Afrika.

Pada tahun 1993, Biden memperingatkan ada “predator di jalan” di sebuah pidato sebelum pemungutan suara atas rancangan undang-undang kriminalitas penting di Kongres.

Ia tidak istimewa menyebutkan Afrika-Amerika namun RUU kriminalitas itu lantas dikritik karena meningkatkan pemenjaraan massal yang secara tak proporsional merugikan pria Afrika-Amerika.

Kata “super predator” dipakai oleh Hillary Clinton pada 1996 saat dia mendukung RUU kontroversial tersebut.

Clinton mengatakan: “Kita perlu menangani orang-orang ini. Mereka kerap dihubungkan dengan kartel narkoba besar, mereka bukan lagi cuma geng anak-anak. Mereka seringkali adalah anak-anak yang dikenal super-predator, tidak punya kesadaran serta tidak punya empati. ”

Biden: ” Trump belum me nurunkan harga obat-obatan untuk semua”

Realita : Rata-rata harga keterangan obat bulanan sedikit turun dari awal tahun lalu sampai Agustus 2019, meskipun harganya sekarang sudah naik lagi.

Menurut Jawatan Statistik Ketenagakerjaan, Indeks Harga Konsumen, atau CPI, yang mengatur makna barang-barang rumah tangga di AS, rata-rata harga obat resep bulanan jatuh 0, 3% dari Januari-Agustus 2019.

Kemerosotan ini adalah yang pertama kala dalam periode 12 bulanan semenjak 1973.

Sementara rata-rata harga obat naik 1, 5% di tahun berikutnya, di bawah Presiden Trump rata-rata kenaikan lebih rendah ketimbang di bawah Presiden Obama.

CPI bukanlah cara yang dapat diandalkan untuk mengukur harga-harga obat, karena ini hanya meliputi obat-obatan yang banyak dipakai, yang biasanya bernilai lebih murah.

CPI lebih tidak mungkin mencakup obat-obatan baru ataupun yang jarang disarankan, yang lazimnya harganya lebih mahal dan kenaikan harganya lebih tinggi.